Bikin soto madura untuk menu puasa gini emang paling enak. Selain membuatnya super praktis, gak perlu bikin aneka asesoris, juga rasanya segar. Kemarin aja karena seharian pergi walhasil soto baru aku buat setelah maghrib. Dan emang kok, gak sampe sejam dah beres semua. Eh…tapi dengan catatan masaknya pake panci presto ya…., he..he… (ya eyyalaahhh……. terang aja cepet !! J )
Bahan :
Daging sapi (sengkel / sandung lamur) ½ kg
Bawang putih (iris tipis dan goreng) 10 siung
Daun bawang & seledri secukupnya
Sereh 2 batang (digeprek)
Daun jeruk 2 lembar
Daun salam 3 lembar
Merica secukupnya
Ketumbar secukupnya
Garam secukupnya
Bumbu penyedap secukupnya
Minyak goreng secukupnya
Air +/- 1.5 liter
Bumbu dihaluskan :
Bawang putih 7 siung
Bawang merah 7 siung
Jahe 1 ruas jari
Kunyit 1 ruas jari
Kemiri 5 butir
Membuat :
Daging dipotong ukuran soto. Panaskan air dalam panci presto (pressure cooker). Semua bumbu (bumbu halus, sereh, daun jeruk, daun salam, merica, ketumbar) ditumis hingga wangi, dan masukkan ke dalam air yang sudah mendidih. Tambahkan garam, bumbu penyedap, dan juga dagingnya. Masak hingga daging empuk. Setelah matang, masukkan bawang putih yang sudah digoreng dan juga irisan daun bawang/seledri. Didihkan sekali lagi hingga aroma bawang putih goreng muncul. Bawang putih goreng ini yang membuat aroma soto menjadi sedap.
Disajikan dengan taburan bawang merah goreng, perasan jeruk nipis, sambel rawit uleg, dan kalo mau tambahkan irisan telur rebus untuk topingnya.
Kalo makan nasi soto ini jadi inget masa kecil dulu, kalo pas lagi ke Surabaya sering banget sarapannya beli soto madura seperti ini. Hmmm…. emang wuenaaakkkk…..
