eMWei’s path

Masukan dari Oktober 2008

Kaastengel Niti

Oktober 22, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

 

Ahahha….ini cerita yang masih terselip di antara bulan Ramadhan lalu. Ceritanya Niti ngebet banget pengen bikin kastengel. Tahu gak….padahal waktu itu udah jam 2 siang, mana aku belum nyiapin buat buka puasa segala….Walah…. aku bilangin supaya bikinnya besok pagi aja eehhh…malah jadi ngambek. Akhirnya yowis…..dia boleh bikin kue tapi dengan catatan mamanya cuma bantuin ngeluarin oven dan palingan jadi instruktur doang (ini juga instruktur boong-boongan, soalnya akunya sendiri malah blom pernah bikin kastengel….wuadduuuhhh….so keterlaluan yaa…J).

 

Melihat keukeuhnya anakku bikin kue, dari nimbang bahan sendiri, ngadonin sendiri, sampai ngebentuk adonan sendiri sebetulnya membuatku haru bercampur bangga. Aku inget waktu aku masih seumuran dia mana kepikiran untuk bikin kue segala macem ? Yang ada malah ikutan kakak-kakakku yang cowok semuanya itu main layang-layang. Sementara saat itu dengan telatennya Niti membuat kastengel sendiri, boleh dibilang tanpa bantuanku.  Cuma memanggang kue ke dalam oven aja yang aku lakukan karena khawatir dia belum bisa.

 

Mau tau gimana hasilnya ? Dari tampilannya sudah cukup cantik, walopun dari sisi rasa masih perlu banyak uji coba lagi untuk bisa menghasilkan kue yang yahud. Tapi sebagai pemula rasa kastengel yang dihasilkan tidak mengecewakan kok. Malah secara keseluruhan aku sendiri bangga dengan apa yang dia hasilkan. Anak siapa dulu dong….hehehhee…….

 

Ini nih gambar Niti yang lagi asik memulung adonan kue.

 

 

     

Kategori: jejak_keseharian

Mudik Lebaran = Hunting foto + Reuni

Oktober 22, 2008 · & Komentar

 

 

Sebetulnya judul “Mudik lebaran = hunting foto” itu cuma pas buat Dita aja. Lha iya….wong yang ngebet mo motret-motret itu dia. Begitu diijinin sama papanya boleh mudik bawa kamera DSLRnya waaahhh..langsung aja hebohnya minta ampun. Aku, papanya, juga adiknya walopun satu rombongan mudik ya biasa aja tuh…tetep cool…… gak heboh-heboh amat…….heheheh…..

 

Mudik kali ini terasa lebih spesial. Kenapa ? Biasanya setelah nyampe rumah Semarang tempat eyangnya anak-anak, lebih banyak diem di rumah, ngobrol2 dengan saudara, dan (pastinya gak terlewatkan) menikmati jajanan setempat. Anak-anak biasanya sudah asik kalo ngumpul sama sepupu-sepupunya. Tapi bagiku tahun ini terasa lebih istimewa karena lebih banyak “keliarannya”. Hehehe…. Oya, aku sebetulnya udah gak punya kampung halaman, tapi untungnya suami masih bisa mudik ke Semarang. Alhamdulillah, suasana lebaran bersilaturahmi dengan orang tua masih bisa aku rasakan. Walopun sebetulnya ada sedikit kerinduan kalo inget masa lalu sewaktu nenek sama akungnya anak2 masih ada. Hiks….

 

Pagi itu abis sholat ied kami segera berangkat, karena kalo kesiangan dikit aja suka udah macet sih. Seperti udah diduga…di sepanjang jalan si Dita jepret sana jepret sini ambil foto, padahal mobil dalam keadaan terus melaju. Ini nih salah satu hasil jepretannya, sewaktu kami melintasi hutan jati yang terletak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

  

 

Singkat kata sampailah kami di kota tujuan…SemarangKota ini penuh dengan kenangan, karena disinilah aku tumbuh dewasa selepas lulus SMA.  Jalan-jalan di sekitar Simpang Lima kembali membuka ingatanku akan masa-masa kuliah dulu. Waah….. kembali menginjakkan kaki ke kota ini membuat semangatku kembali seperti 20 tahun yang lalu. Hihihi…rada lebay..tapi sedikit banyak emang begitu perasaanku. Dan satu lagi, entah kenapa, bila aku berkumpul bersama ibu mertua dan saudara2 ipar membuatku refresh dan rasanya jadi tambah cinta aja ke papanya anak2. Hihihihiii….  Jadi maluuu…….

 

Kegiatan di Semarang selain nemenin Dita hunting foto adalah melakukan reuni-reuni yang spesial banget. Wah…..gak terbayang sebelumnya bakal bisa ketemu temen2 lama. Yang pertama adalah ketemu Lina beserta rombongan keluarga dan teman2 kuliahnya. Lina adalah sahabatku sekaligus teman sekamarku sewaktu aku masih kost di Semarang selama 5 tahun. Rasanya bahagia banget bisa kembali ngumpul dan masing-masing membawa keluarganya. Ada perasaan takjub yang terselip.

 

Dan reuni yang tak pernah terbayangkan olehku adalah reuni SMA Magelang. Yang ini bener2 aku rasakan sebagai parsel lebaran, karena sebelumnya gak terbayang akan bisa sampai disana dan bergabung bersama teman2 yang sudah aku tinggalin 26 tahun yang lalu itu. Bagiku Magelang adalah tanah kelahiranku (walopun aku gak terlahir disana), tapi aku dibesarkan di kota kecil yang sejuk itu. Walopun sudah berpuluh tahun kutinggalkan kota itu namun hatiku masih melekat disana. Menginjakkan kembali kaki di bumi Magelang, menapaki lapangan sekolah, dan bertemu dengan teman2 Gladiol84 sungguh membuatku terharu yang amat sangat. Aku sangat berterima kasih pada suamiku karena bersedia menyempatkan waktu ½ hari (kebetulan hari itu ada acara lain) untuk mengantarku kesana. I Love you Pa……..  

 

Dan di hari itu pula aku sempatkan mampir di rumah orangtuaku dulu. Tepatnya “bekas” rumah orang tuaku, karena rumah itu sudah dijual sejak tahun 90an. Memasuki rumah itu kembali teringat masa-masa kecilku terbalut kehangatan kasih sayang keluarga. Seluruh layout rumah sama sekali tidak diubah, bahkan warna catpun tetap dipelihara seperti semula. Kembali rasa haru menyelimutiku karena teringat almarhum nenek dan akungnya anak2.

 

Tapi seberapapun banyaknya perasaan yang berseliweran dalam hatiku, pokoknya mudik kali ini bener-bener istimewa. Setelah 1 tahun menapaki jalan-jalan kehidupan, rasanya tidak percuma menghabiskan waktu selama 5 hari “kembali” ke masa lalu untuk menikmati arti kata “Indahnya Kenangan”.

 

Kategori: jejak_keseharian

Idul Fitri 1429 H

Oktober 10, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

 

 

Selamat Hari Raya Idul Fitri

 

1 Syawal 1429 H

 

Mohon Maaf Lahir & Batin

 

  

 

Kategori: jejak_keseharian