eMWei’s path

Absen

Mei 11, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Duh, udah lama banget gak bisa nulis di blog. Gak terasa bulan April udah lewat gitu aja tanpa satu tulisan pun aku buat. Rasa kangen udah pasti ada, tapi rasanya banyak banget tugas yang kudu dikerjain, sampe2 “hutang” nulis belum bisa terbayar. Banyak banget materi yang pingin aku tulis, tapi emang belakangan ini aku gak punya banyak waktu untuk itu. Kebetulan beberapa bulan ini lagi ada satu hal yang membutuhkan konsentrasi dan energi tinggi diluar kegiatan rutin sehari-hari di rumah. Capek banget rasanya setelah melalui hari2 itu, tapi dengan adanya harapan atas hasil yang baik maka memberi kekuatan dan semangat untuk terus menyambut hari2 ke depan.

Semoga aku selalu diberi kekuatan dan kesehatan untuk melalui ini semua dengan senyuman, dan semoga pula kesibukan yang aku lakukan saat ini membawa kebaikan untuk keluarga. Amin.

Kategori: jejak_keseharian

Prol Kelapa Muda

Maret 11, 2009 · & Komentar

prol-kelapa-muda

 

Dari hasil metik buah kelapa akhirnya kesampean juga bikin prol kelapa muda. Ini jajanan jaman kecilku dulu di Magelang. Udah berpuluh tahun aku gak nemuin makanan ini. Sebetulnya sih ini semacam bakwan2an gitu deh, tapi isinya kelapa muda, jadi rasanya manis dan gurih. Yang bikin rada sedikit beda, yang ini aku taburin gula halus yang udah dicampur sama bubuk kayu manis. Hhmmm…..jadi haruummm…… J. Cocok banget disajikan sore2 sambil ngeteh (eh…tapi aku gak suka ngeteh sore2 ding… :P )

 

Bahan :

 

Kelapa muda kerok                                      1 mangkok

Telur ayam                                                     1 butir

Tepung terigu                                                3 sdm

Baking powder                                              1 sdt

Air                                                                   secukupnya

Garam                                                            secukupnya

Gula                                                                secukupnya

Gula halus                                                      1 sdm

Bubuk kayu manis                                         ½ sdt

Minyak                                                            untuk menggoreng

 

Cara membuat :

 

Campurkan semua bahan menjadi satu (kecuali gula halus dan bubuk kayu manis), aduk hingga rata. Diamkan sebentar supaya adonan menjadi empuk bila digoreng. Selanjutnya goring dengan minyak hingga kuning keemasan. Sajikan dengan ditaburi campuran gula halus dengan bubuk kayu manis.

 

 

Kategori: jejak_kuliner · kue & makanan ringan lain

Panen Kelapa Muda

Maret 11, 2009 · & Komentar

 

panen-kelapa

 

Sebetulnya halaman rumahku nggak gitu luas, tapi berhubung akunya seneng banget sama pohon kelapa jadinya ya rada sedikit maksa gitu deh naruh pohon kelapa di halaman yang ciut. Efek pohon kelapa buatku memberi nuansa tropikal yang kuat, dan juga memberi “efek desa” yang sejati. Hehehhe….emang rumah ada di desa ajah sok pingin kedesa-desaan yaahh…..

 

Aku inget banget waktu itu aku nanem sendiri bibitnya. Aku cangkul sendiri juga. Tau nggak, udah berapa tahun umur pohon kelapaku? Yahh…kira-kira seumuran Niti. Kalo anak2 kira2 udah umur2 menjelang ABG gitu lah… Hihihi….

 

Dan sekarang pohon kelapaku udah numbuh besar. Dia udah neduhin rumahku. Hey…makasih ya… J Dan yang bikin aku tambah seneng, buahnya banyak banget, gak brenti2 berbuah. Bahkan sering sekali anak2 kampung pada pengen metik. Cuman aku suka marah kalo mereka nyuri. Aku selalu bilang ke mereka, kalo mau kudu bilang, gak boleh nyuri. Hehehe…. Galak emang nyang punya po’on

 

Sayangnya kalo aku mau metik rada kerepotan. Eh..boro2 aku ding, Papanya anak2 aja susah kalo mo metik. Kudu minta bantuan ahlinya. Sapa lagi kalo bukan Pak Samit, pak tua yang rajin kalo dimintain tolong buat ngebersihin halaman rumah. Dan hari itu dengan bantuan Pak Samit aku panen kelapa. Cihuii…… Woww…banyak banget buahnya, sampe2 aku dah gak sanggup ngerok kelapa mudanya dan akhirnya selebihnya jadi rejekinya si bapak tua itu. Wah… acara panen kelapa berahir dengan sama-sama senang…… J

 

 

Kategori: jejak_keseharian

6 Maret 2002

Maret 10, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

 

Sore itu, sesuai rencana aku minta ijin ke atasanku untuk pulang lebih cepat supaya segera bisa menuju ke RS. Ibuku harus dirawat karena penyakit jantung. Tiba2 dalam perjalanan adikku menelpon supaya aku segera sampai ke RS karena kondisi Ibu yang drop. Sesampainya disana aku setengah berlari menuju ruang ICCU. Di sana adikku dan kakak2ku sudah berkumpul. Dan oh…Yaa Allah….ternyata pada sore itu kami semua harus menghadapi kenyataan bahwa Ibuku sedang menuju detik2 pertemuan dengan Sang Khalik. Sambil membacakan talqin di samping telinganya, ekor mataku memperhatikan monitor dimana detak jantung terus menurun, dihitung dengan hitungan mundur.

50….40…25…15…10…5……0…………………………………………………………

Dan ketika waktu menunjukkan pukul 18.15 WIB tiba2 aku merasakan seakan-akan hatiku ikut pergi bersamanya. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.

 

Tidak terkatakan dan tidak juga terlukiskan bagaimana dalamnya rasa kehilanganku atas kepulangan Ibu ke Rahmatullah. Dengan berurai air mata, Papanya anak2 langsung aku telpon. Tapi selanjutnya tidak terbayangkan bagaimana aku harus menyampaikan kabar duka ini ke anak-anak. Bagaimana tidak……kepada Neneknyalah mereka melalui hari-hari pada saat aku ke kantor, selama bertahun-tahun sejak kelahiran mereka. Ya, sejak awal pernikahanku Ibu dan Bapakku selalu setia mendampingi aku hingga maut memisahkan. Mungkin salah satu alasan mereka untuk memilih bersamaku karena pada saat itu suamiku harus bekerja di luar kota. Dan selama 10 tahun usia pernikahan kami Ibu selalu ada di sampingku dan juga anak2ku, hingga tibalah hari itu.

 

Sebetulnya 2 hari sebelum hari itu Ibuku berulang tahun. Dan sangat menyedihkan karena ternyata hari yang harusnya membahagiakan itu harus dilalui di ruangan ICCU. Dan pada hari itu aku datang ke rumah sakit dengan membawa 2 buah lukisan Dita dan Niti sebagai hadiah untuk Neneknya yang tercinta. Namun apa yang aku temui, ternyata pagi itu tgl 4 Maret 2002 Ibuku menurun kondisinya, bahkan memasuki masa kritis. Kami semua tentunya sangat sedih melihat perkembangan hari itu. Kami semua (aku dan saudara2ku) bersama beberapa adik Ibu membacakan doa2 untuk Ibu. Dan, seakan tidak mau mengecewakan cucunya, sangat diluar dugaan tiba2 kondisi Ibu sangat cepat membaik pada sore harinya. Dan pada saat maghrib menjelang aku boleh masuk ke dalam., Pada kesempatan itu pula aku sampaikan ucapan selamat dan doa untuk Ibu. Selanjutnya aku berikan kado lukisan Dita dan Niti. Ibu tampak sangat bahagia menerimanya, di sisi lain aku sangat terharu dhadapkan pada situasi seperti itu.

 

Ibuku adalah seorang yang kuat, tekun, tidak pernah menyerah bahkan dalam kondisi sesulit apapun. Beliau selalu menekankan kepada anak2nya kejujuran, ketelitian, kedisiplinan, memihak pada kebenaran, dan juga tentunya usaha untuk selalu berjuang dalam keadaan bagaimanapun. Hingga akhir hayatnya Ibu selalu mengingatkan anak2nya untuk tidak meninggalkan sholatnya. Ibu selalu mengajarkan kepadaku bagaimana seorang wanita bersikap, yaitu bagaimana harus menghormati dan menghargai suami, dan bagaimana harus mencintai anak2nya. Masih hangat dalam ingatanku hingga kini bagaimana Ibu juga sebagai teman bercerita yang menyenangkan. Ibu adalah sosok yang dihormati anak2nya, dihormati adik2nya, dan juga dihormati kerabat dan para tetangga. Ibu adalah istri yang sangat dicintai Bapak hingga akhir hayat. Ibu bukanlah seorang yang sempurna, bukan seorang yang berpendidikan tinggi, namun bagi kami, anak2nya, bahkan bagi adik2nya beliau selalu menjadi cermin.  

 

Tidak terasa waktu berjalan demikian cepat. 6 Maret kemarin, 7 tahun sudah Ibu berpulang. Rasanya masih jauh dari cukup apa yang sudah aku berikan kepadanya semasa hidupnya. Kini hanya doaku, Ibu……

 

Ibu, aku sangat menyayangimu……..and I miss u sooooooooo much…..

May Allah swt bless u ….always and forever ……..

 

 

Kategori: jejak_keluarga

1st Anniversary

Maret 9, 2009 · 1 Komentar

 

hurray

 

Gak terasa tanggal 7 Maret kemaren pas 1 tahun blog ini aku buat. Alhamdulillah banget ternyata sudah lebih dari 3.000 kali blog ini dibuka. Mudah2an apa yang aku sajikan disini sedikit banyak bermanfaat untuk orang lain. Lebih alhamdulllah lagi bila suatu saat nanti blog ini bisa bermanfaat untuk keluargaku, entah bagaimana caranya, tapi aku yakin nantinya akan menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi mereka. Insya Allah.

 

Terima kasih kepada semua teman dan saudara2ku yang sudah berkenan mampir disini. Semoga ke depan akan lebih beragam yaa…. I..love you all, guys…..

 

 

 

Kategori: jejak_keseharian