eMWei’s path

Entries categorized as ‘jejak_kuliner’

Tumis Bunga Bawang

Agustus 8, 2008 · Tidak ada Komentar

 

Entah karena emang enak atau karena kangen masakanku, si kecil Niti tumben banget makan sayur ini dengan lahapnya. Sampai-sampai setengah mangkok habis dia maem sendiri. Hi..hi… padahal biasanya dia paling susah makan sayuran. Tapi buatku sayur ini emang enak kok. Terlebih karena mengingatkanku pada almarhum neneknya anak-anak yang mengenalkanku pada jenis sayur ini. Bunga bawang ini kalau dimasak terasa segarnya, kriyes..kriyes… gitu kalau pas dikunyah….

Wanna try ???

 

 

Bahan :

 

Bunga bawang                                  1 ikat

Tahu cina                                           ½ potong (dari yang ukuran 8×8 cm)

Bawang putih                                     2 siung

Garam                                                secukupnya

Bumbu penyedap rasa kaldu           secukupnya

Merica                                                secukupnya

Minyak                                                secukupnya

Air                                                       +/- 200cc

 

Cara membuat :

 

Bunga bawang setelah dicuci dipotong-potong ukuran +/- 1cm. Demikian pula tahu cina dipotong kotak-kotak ukuran sama. Bawang putih digeprek dan dicincang, kemudian ditumis dalam minyak, dan taburkan merica secukupnya. Tambahkan air, bila sudah mendidih masukkan tahu. Masukkan garam dan bumbu penyedap rasa kaldu. Biarkan sebentar hingga bumbu meresap. Setelah +/- 5 menit masukkan bunga bawang ke dalamnya. Tunggu sebentar saja hingga masak namun masih terlihat hijau segar. Sajikan.

 

Kategori: sayuran

Selat Solo

Juli 25, 2008 · Tidak ada Komentar

 

 

 

Aduh….dah lama banget gak nulis utawa posting disini. Abis gimana mo posting, bulan2 lalu banyak banget yang kudu diurusin, jadi semua kegiatan rutin sedikit terganggu karenanya. Tapi alhamdulillah…… nulis di depan komputer seperti sekarang gini bikin ati maknyess ….. gitu…. .  Apalagi mo bikin reportase atas uji coba bikin resep yang satu ini.

 

Awalnya pengin bikin selat solo “gara-gara” dapet kiriman seombyok daun selada hasil panenan Bang Naad si tukang ojek yang biasa nganter anak-anak les.  Judul makanannya sih memang selat solo, tapi mungkin selintas bagi yang belom mengenal nampak seperti bistik. Yapp….emang bener juga… selat solo ini resep hasil modifikasi yang konon dilakukan eyang-eyang kraton solo terhadap masakan londo. Tampilannya seperti steak tapi rasanya sebetulnya seperti semur berkuah kecap manis dan gurih yang dilengkapi dengan sayur-sayuran. Tapi yang bikin istimewa sebetulnya mayonaisenya. Kalo penasaran…cobain deh…. Oya, resep ini aku dapet dari blognya bu estherlita yang kemudian aku lakukan sedikit penyesuaian. Terima kasih ya bu Esther……terima kasih juga ya bang Naad……

 

Bahan :

Daging has dalam / shenkel              ½ kg

Wortel                                                  2 batang

Buncis                                                  +/- 10 batang

Timun                                                   2 batang

Kentang                                               1 kg

Tomat                                                   2 buah

Daun selada                                        secukupnya

Telur ayam                                           2 butir

Mayonnaise                                          2 sdm

Cengkeh                                               5 butir

Merica

Pala parut

Bawang merah

Bawang putih

Kecap manis

Gula pasir

Garam

Penyedap rasa kaldu sapi

Cuka

Margarine

 

Cara membuat :

Bawang putih digeprek, bawang merah diiris tipis, tomat dipotong 4. Panaskan minyak bersama satu sendok makan margarine, kemudian tumis bawang putih, bawang merah, dan cengkeh. Bila sudah wangi masukkan daging yang sudah dipotong-potong, masukkan kecap yang banyak (sampai warnanya coklat tua), taburi merica, pala parut, dan masukkan pula tomatnya. Bolak-balik hingga daging berubah warna dan bumbu meresap. Bila sudah meresap tambahkan air. Bila masih kurang manis tambahkan gula pasir secukupnya. Masak hingga daging empuk. Untuk mempercepat proses masaknya aku biasa menggunakan panci presto. Jadi pada saat bumbu sudah meresap, dipindahkan ke panci presto dan ditambahkan air. Oya, kuahnya harus banyak ya, karena selat solo ini berkuah.

 

Untuk mayonaise :

Rebus telur ayam bersama 1 buah kentang. Bila sudah matang, haluskan kentang bersama kuning telur ayam. Tambahkan mentega cair, garam, gula pasir, merica, cuka, dan mayonaisenya. Beri air matang hingga tidak terlalu kental. Aduk rata, dan terakhir tambahkan putih telur yang sudah dirajang halus.

 

Bahan pelengkap :

Buncis dan wortel yang sudah dipotong ukuran ruas jari direbus hingga matang. Kentang digoreng dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan (dipotong ukuran rusa jari juga). Timun dipotong serong.

 

Cara penyajian :

Letakkan 2 lembar daun selada, kemudian wortel dan buncis yang sudah direbus, dan kentang gorengnya. Siramkan semur daging dan tambahkan timun dan mayonaise.

 

Walopun nampaknya ribet tapi bikinnya gak susah kok. Percaya deh…. aku yang amatiran aja berani nyoba kok …. He..he…. Masalah rasa ?? Dijamin deh….. pasti gak ngecewain keluarga….!!!

 

Kategori: daging sapi

Sosis Ayam Cabe Ijo

Juni 13, 2008 · Tidak ada Komentar

Pada saat kepepet ketinggalan tukang sayur, jenis makanan olahan ini bisa menjadi penyelamat.

Emang sederhana banget tapi cukup enak kok sebagai menu “darurat”. He..he…

 

 

Bahan :

 

Sosis ayam                   5 batang

Bawang putih                 2 butir

Bawang bombay            1 butir ukuran sedang

Cabe ijo                        5 buah

Margarine                      secukupnya

Garam

Bumbu penyedap rasa kaldu

 

Membuat :

 

Sosis ayam dipotong serong. Bawang putih digeprek, cabe ijo dipotong-potong bulat, dan bawang bombay dipotong memanjang. Panaskan margarine, masukkan bawang putih dan tumis hingga wangi, kemudian tambahkan cabe ijo. Lanjutkan menumis. Masukkan sosis dan masak hingga berubah warna. Masukkan garam dan bumbu penyedap rasa kaldu hingga sesuai selera. Terakhir masukkan bawang bombay dan masak hingga sedikit layu (jangan terlalu matang).

 

Kategori: olahan

Tumis Bunga Pepaya

Juni 12, 2008 · Tidak ada Komentar

 

 

Yang ini spesial, rasanya pahit-pahit enak…!! Kalo yang biasanya suka makan tumis pare pasti yang ini juga termasuk dalam kategori patut dicoba. Resepnya dikasih sama Jeng Nevy yang sebelumnya sempet ngirim “tester”nya semangkok dan ternyata hhhmmm…. jadi ketagihan deh…. he..he.. tengkyu ya mbak….

 

Bahan :

 

Bunga pepaya               1 mangkok

Teri medan                    1 sdm (dicuci bersih)

Cabe rawit merah           3-5 buah (sesuai selera)

Bawang merah

Bawang putih

Garam

Penyedap rasa

Gula pasir

Minyak goreng untuk menumis

 

Membuat :

 

Bunga pepaya diremas-remas dengan garam untuk mengurangi rasa pahit, setelahnya direbus hingga rasa pahit kembali berkurang. Cuci bersih. Bumbu-bumbu diiris dan kemudian ditumis dalam minyak secukupnya. Setelah wangi masukkan bunga pepaya, tambahkan garam, bumbu penyedap rasa, dan sedikit gula pasir untuk memantabkan rasa. Beri sedikit air. Masukkan teri medan (tanpa digoreng) kedalamnya. Masak hingga semuanya matang.

 

 

Di kota Wonosobo ada sejenis batu (tanah yang dibulat-bulatkan dan dikeringkan hingga berbentuk batu berwarna abu2) yang bisa digunakan untuk menghilangkan rasa pahit. Bila ada gunakan sedikit saja pada saat merebus bunga pepaya, dan taraaa…ajaib…!!! Rasa pahitnya berkurang tanpa kita harus bercape-cape meremas bersama garam….!!! (tapi sayangnya susah dapetinnya ya……)

 

 

Kategori: sayuran

Sandwich Goreng

Mei 16, 2008 · Tidak ada Komentar

Kali ini yang aku buat adalah menu sarapan. Sandwich goreng ini pada dasarnya hanyalah roti yang dibalut telur dan digoreng dengan margarine. Isinya boleh suka-suka. Menu ini jaman duluuuu….waktu aku masih kecil sering dibuat oleh neneknya anak-anakku (he..he…iya…. ibuku !!). Cuma…karena dulu jamannya masih susah, sandwichnya diisi angin, alias kopong, alias nggak pake isi, he..he…

Bahan :

Roti tawar 2 lembar
Telur ayam 1 butir
Garam  sedikit
Margarine 1 sdt

Isi :

Suka-suka aja deh, boleh keju, kornet, ragout, tuna, daging asap, abon atau diisi yang manis-manis seperti coklat dll, bahkan kalopun mau kopong juga boleh !!

Cara membuat :

Telur ditambahkan sedikit garam dan dikocok lepas. Celup roti hingga seluruh kocokan telur meresap kedalamnya. Margarine dipanaskan dalam wajan anti lengket. Roti yang telah dicelup tadi diletakkan di atas wajan (1 lembar), kemudian letakkan isi yang disukai, tutup lagi dengan 1 lembar berikutnya, taburi keju parut. Goreng dengan api sangat kecil, tutup dengan tutup wajan. Setelah warna kuning emas dibalik, dan tunggu hingga matang.

Kalo mau diisi sayuran, seperti tomat, timun, ataupun letuce, rotinya digoreng satu-satu aja. Dan buat sandwich sesuka hati dengan apa yang kamu suka !!


Kategori: sarapan