eMWei’s path

Entries categorized as ‘jejak_sahabat’

Reuni 1 : Laskar Gladiol

November 10, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

  

Menginjakkan kaki kembali di kota kecil ini langsung membuatku terbang ke masa lalu. Dua puluh enam tahun yang lalu tepatnya. Magelang. Ya, itulah nama kota kecil itu. Sebuah kota yang terletak di kaki Gunung Tidar Jawa Tengah. Kota yang sejuk dan tenang. Disinilah aku menghadiri salah satu dari rangkaian acara reuni di bulan Syawal lalu.

 

Hari itu adalah hari Jumat 3 Oktober 2008, atau hari ketiga di bulan Syawal. Ditemani anak2 dan papanya, aku sampai di lokasi menjelang tengah hari. Sangat disayangkan memang aku baru sampai sesiang itu karena ternyata perjalananku dari Semarang terhambat macet panjang. Tapi dari “perjuangan” yang dilakukan selama dalam perjalanan rasanya terbayar oleh reuni yang sangat mengesankan. Banyak hal yang istimewa disana, tapi yang membuat lebih spesial adalah karena sambutan teman2 disana sungguh luar biasa dan sangat mengharukan.

 

Sebetulnya aku adalah salah satu anggota Laskar Gladiol yang terpisah dari pasukannya. Hal ini dikarenakan kepindahanku ke luar kota pada saat kenaikan kelas 2 SMA. Jadi praktis aku di sekolah itu hanya satu tahun. Tapi kenapa aku merasa begitu lekat, gak lain adalah karena aku menghabiskan masa kecilku hingga memasuki masa remajaku di kota itu. Dengan kondisiku yang hanya sebentar disana namun ternyata sambutan yang diberikan teman2 membuatku sangat bahagia.

 

Terima kasih, temans……. Mudah2an ikatan kekeluargaan yang indah ini selalu dilindungi Allah swt. Amiin.

 

 

 

Kategori: jejak_keseharian · jejak_sahabat

Lorong Waktuku

Maret 9, 2008 · 1 Tanggapan

lorong.jpg     Di suatu sore yang cerah mendadak hapeku menjerit. Eh… sejujurnya nggak menjerit ding, karena ring tone yang aku set adalah lagu kesukaanku yang dimainin melalui dentingan lembut pianonya si Om Richard Clayderman , “L” for Love. Ah…, sungguh terdengar begitu membuai di kupingku. Tapi gak mau si hape kecapean, segeralah benda imut itu aku angkat, dan…. taraaaa….!!! Gak disangka dan gak diduga nun jauh disana yang terdengar adalah suara seseorang dari masa yang “sangat” lalu. Ibaratnya nih, kalo di buku-buku dongeng yang sering aku baca pada masa itu selalu dimulai dengan kalimat  “Pada djaman dahoeloe bla..bla..bla…” Ato, “Once upon a time bla..bla.. bla..”, ato mungkin sebagaimana dulu almarhum bapakku menceritakan dongeng sebelum tidurku yang seringkali dimulai dengan kalimat, “Naliko semono…….bla…bla…, dst”. Aaahh….., sungguh kalimat-kalimat standar namun selalu mampu untuk membuatku merasa terhibur dan sekali lagi terhibur, walaupun aku telah membacanya ato mendengarnya berulang-ulang kali.

Ya, dia adalah seorang teman yang pernah satu kelas di masa SMP dan satu SMA. Kira-kira kalo dihitung pakai kalkulator, itu adalah sekitar seperempat abad yang lalu !!!  Duh, betapa “dahoeloe”-nya… Ato, mungkin sebaliknya justru bisa dipahami seperti ini : duh Gusti, betapa tuanya aku sekarang. Weitsss…. menyadarkanku pada kenyataan yang sejati. He..he…he…

Setelah ngobrol ngalor ngidul sekitar kenangan-kenangan masa kecil, terungkaplah (huh…berat banget yak…) ternyata para sobat masa lalu itu tetep menjalin komunikasi di dunia maya ini. Surprising me …. Ya betul, mereka bikin satu milis yang bisa menyatukan semuanya. Ck..ck..ck… Itulah kehebatan teknologi. Sampe sekarangpun aku gak mudeng bagaimana manusia sekarang begitu canggih dan ilmiah. Setahuku sejak jaman dulupun sudah dikenal beberapa manusia “super” (tentunya bukan superman) yang bisa saling berkomunikasi dengan jarak jauh melalui telepatinya. Namun pada waktu itu rasanya mereka melakukannya tanpa ada satu analisa ilmiah melalui hitungan-hitungan yang rumit. Ah, ya sudahlah…., kok malah jadi bikin rumit sendiri ?

Singkat kata, dengan ketidaksabaran tentunya, aku segera berselancar menuju milis itu dan pastinya langsung melamar untuk bisa join disitu. Dan setelah aku berhasil masuk ke dalamnya, yang seketika aku ingat adalah si tokoh komik Doraemon. Ya, kucing robot yang datang dari masa depan dan kaya dengan segala peralatan canggihnya itu mampu membawa si Nobita untuk menjelajah masa lalu melalui lorong waktunya. Bener banget, aku seperti memasuki satu dunia yang bagiku sudah hanya sebagai kenangan tapi nyatanya aku bisa masuk kedalamnya. Haii…siapapun kalian yang menciptakan komputer dan berbagai tetek bengeknya, aku really-really amazed !!. 

Akhirnya aku bertemu dengan banyak teman yang syukur alhamdulillah ternyata masih banyak yang mengingatku. Bener-bener keajaiban. Bagaimana tidak, disisi lain ternyata aku harus menggali memoriku untuk bisa mengingat kembali semuanya dengan baik. Sorry temans, bukan aku melupakan tapi ini sekedar ingatanku yang mulai melemah dimakan usia (loh…kok mereka nggak ya ??…padahal kan umurnya sama ….!!!). Tapi jujur, lorong waktuku ini sukses membuatku (kayaknya akan lebih tepat kalo ditambah kata merasa) seperempat abad lebih muda  (oo- yeaahh…???) walopun tanpa  menggunakan segala macam perabotan masa kini seperti vitamin E, kolagen, suntik botox, minyak bulus, atopun operasi plastik sekalipun. He..he…

Pada teman-teman disana aku ngucapin terima kasih , sudah menerimaku untuk kembali bisa bersilaturahmi, dan untuk om Pungky — untung bukan Pongky-nya Jikustik, karena bisa-bisa aku panggil Om_Pong, he..he…— tengkyu banget udah ngasih aku pintu lorong waktu. Dikau sungguh bentuk nyata dari Doraemon, he..he..he…

Dan selanjutnya, to all gladiola, seperti kata Tukul Arwana dalam salah satu iklan mie instan di TV yang mengatakan, “ I’ll be BACCKKK…!!!”.

Kategori: jejak_sahabat
Ditandai: