Selat Solo

Posted: Juli 25, 2008 in daging sapi

 

 

 

Aduh….dah lama banget gak nulis utawa posting disini. Abis gimana mo posting, bulan2 lalu banyak banget yang kudu diurusin, jadi semua kegiatan rutin sedikit terganggu karenanya. Tapi alhamdulillah…… nulis di depan komputer seperti sekarang gini bikin ati maknyess ….. gitu…. .  Apalagi mo bikin reportase atas uji coba bikin resep yang satu ini.

 

Awalnya pengin bikin selat solo “gara-gara” dapet kiriman seombyok daun selada hasil panenan Bang Naad si tukang ojek yang biasa nganter anak-anak les.  Judul makanannya sih memang selat solo, tapi mungkin selintas bagi yang belom mengenal nampak seperti bistik. Yapp….emang bener juga… selat solo ini resep hasil modifikasi yang konon dilakukan eyang-eyang kraton solo terhadap masakan londo. Tampilannya seperti steak tapi rasanya sebetulnya seperti semur berkuah kecap manis dan gurih yang dilengkapi dengan sayur-sayuran. Tapi yang bikin istimewa sebetulnya mayonaisenya. Kalo penasaran…cobain deh…. Oya, resep ini aku dapet dari blognya bu estherlita yang kemudian aku lakukan sedikit penyesuaian. Terima kasih ya bu Esther……terima kasih juga ya bang Naad……

 

Bahan :

Daging has dalam / shenkel              ½ kg

Wortel                                                  2 batang

Buncis                                                  +/- 10 batang

Timun                                                   2 batang

Kentang                                               1 kg

Tomat                                                   2 buah

Daun selada                                        secukupnya

Telur ayam                                           2 butir

Mayonnaise                                          2 sdm

Cengkeh                                               5 butir

Merica

Pala parut

Bawang merah

Bawang putih

Kecap manis

Gula pasir

Garam

Penyedap rasa kaldu sapi

Cuka

Margarine

 

Cara membuat :

Bawang putih digeprek, bawang merah diiris tipis, tomat dipotong 4. Panaskan minyak bersama satu sendok makan margarine, kemudian tumis bawang putih, bawang merah, dan cengkeh. Bila sudah wangi masukkan daging yang sudah dipotong-potong, masukkan kecap yang banyak (sampai warnanya coklat tua), taburi merica, pala parut, dan masukkan pula tomatnya. Bolak-balik hingga daging berubah warna dan bumbu meresap. Bila sudah meresap tambahkan air. Bila masih kurang manis tambahkan gula pasir secukupnya. Masak hingga daging empuk. Untuk mempercepat proses masaknya aku biasa menggunakan panci presto. Jadi pada saat bumbu sudah meresap, dipindahkan ke panci presto dan ditambahkan air. Oya, kuahnya harus banyak ya, karena selat solo ini berkuah.

 

Untuk mayonaise :

Rebus telur ayam bersama 1 buah kentang. Bila sudah matang, haluskan kentang bersama kuning telur ayam. Tambahkan mentega cair, garam, gula pasir, merica, cuka, dan mayonaisenya. Beri air matang hingga tidak terlalu kental. Aduk rata, dan terakhir tambahkan putih telur yang sudah dirajang halus.

 

Bahan pelengkap :

Buncis dan wortel yang sudah dipotong ukuran ruas jari direbus hingga matang. Kentang digoreng dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan (dipotong ukuran rusa jari juga). Timun dipotong serong.

 

Cara penyajian :

Letakkan 2 lembar daun selada, kemudian wortel dan buncis yang sudah direbus, dan kentang gorengnya. Siramkan semur daging dan tambahkan timun dan mayonaise.

 

Walopun nampaknya ribet tapi bikinnya gak susah kok. Percaya deh…. aku yang amatiran aja berani nyoba kok …. He..he…. Masalah rasa ?? Dijamin deh….. pasti gak ngecewain keluarga….!!!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s